Archive for April, 2008

Sabtu yang Beda di A Different Saturday

Posted in event on April 11, 2008 by ilhampurwa

Satu lagi acara musik yang beda yang rencananya bakal digelar secara rutin: A Different Saturday! Gelaran pertama acara ini dilaksanakan Sabtu, 22 Desember 2007 kemarin di Viky Sianipar Music Centre, Manggarai, Jakarta Selatan. Band-band ciamik kayak Killed by Butterfly, Efek Rumah Kaca, Fall, Friends of Mine, Peewee Gaskins, dan Accidental Hero. Harusnya Dead Squad juga manggung di acara itu, tapi niat ini terpaksa dibatalkan karena sang vokalis sakit.

Anyway, rencananya A Different Saturday ini bakal digelar setiap 3-4 bulan sekali. Menurut Mas Andhito, sang konseptor,  acara ini dibuat karena dia pengen banget ada acara yang bisa gabungin segala jenis genre musik ke dalam satu wadah tanpa harus ngomongin perbedaan yang ada dalam musik mereka. Makanya, A Different Saturday dikasih tagline, Lets Make Music Without Differences! Keliatan banget dong, kalo di acara ini gak pengen ada yang namanya perbedaan. Keren banget !!!

A Different Saturday dimulai tepat jam 18.45 oleh MC Ari Dote. Band pertama yang tampil ada PeeWee Gaskins yang minggu ini juga lagi mangkal di chart NuBuzz-nya Prambors. Hari itu mereka membawakan lagu-lagu dari album perdana mereka yang katanya bakal rilis awal 2008 ini. Setelah Peewee Gaskins ada Accidental Hero. Kabarnya mereka juga lagi menyiapkan materi untuk album pertama mereka lho…

Next, berturut-turut ada Friends Of Mine dan Marche La void. Setelah itu ada Fall, salah satu band yang penampilannya udah ditunggu-tunggu. Mereka membawakan lagu-lagu dari album-album mereka, mulai dari Fall is The Season, sampai album baru mereka Fall will Kill yang rencananya bakal rilis tahun 2008 ini. Ciamik! Setelah Fall, giliran Killed by Butterfly yang bikin penonton makin panas aja. Apalagi waktu Rid sang vokalis dan gitaris sempat mengajak penonton secara bergantian naik panggung untuk bernyanyi bersama di lagu Life. Penampilan Killed by Butterfly malam itu pun ditutup dengan salah satu lagu andalan mereka, Tearing Me.

Acara malam itu ditutup dengan penampilan Efek Rumah Kaca yang membawakan lagu-lagu dari album pertama mereka, seperti Di Udara, Jalang, Cinta Melulu, dan Jatuh Cinta itu Biasa Saja. Eh, katanya tahun 2008 ini Efek Rumah Kaca bakal mengadakan acara launching album lho!

Sabtu, 22 Desember lalu memang Sabtu yang beda dengan adanya A Different Saturday. Penasaran banget pengen nikmatin serunya atmosfir A Different Saturday? Tunggu aja A Different Saturday Part 2-nya dengan penampilan band – band yang gak kalah ciamik. Let’s Make Music Without Differences! (mBaz/Titaz/Zara)

STRAIGHTOUT Merilis album ke 2

Posted in new Album on April 6, 2008 by ilhampurwa

Jakarta – Straightout didirikan pada Mei 1998 oleh Pipink (gitar) dan Mui (vokal) dengan pengaruh musikal dari band-band seperti Morning Again, Dead Bluesky, Hamartia, Iron Maiden hingga Cradle of Filth. Tahun 2004 mereka teken kontrak dengan indie label Bluesky Records dan merilis debut full album bertitel Undying Beauty and the Symphony of Sadness. Album ini menuai respon positif dari fans dan pujian dari media underground lokal.

Setahun kemudian Straightout merilis split album dengan band hardcore Jepang Endzweck yang merupakan salah satu Japanese hardcore heroes, yang bertitel Endzweck Straightout. Endzweck sendiri saat ini di-signed label hardcore besar Eropa, Goodlife Recordings yang sempat menangani Avenged Sevenfold dan Poison The Well. Dengan aksi panggung yang enerjik dan atraktif akhirnya mengantarkan Straightout ke berbagai pentas indie di Jakarta hingga ajang pensi SMA bergengsi. Bahkan merambah ke luar kota seperti Bandung, Purwokerto, Semarang dan Surabaya.

Read more »

Metal Event

Posted in news on April 4, 2008 by ilhampurwa
Info terbaru dari OK Karaoke
Minggu, 16 September 2007 21:07:36
OK Karaoke terbentuk pada tahun 2005 di Semarang. Berawal Garna (AK47) dan Baskoro (Suckeatfruit) yang sepakat untuk menyalurkan hasrat bermain musik indiepop atas kegemaran mereka di musik hardcore/punk, yang dimana diantara mereka memang telah menyukai musik-musik indies sebelumnya. (129 klik)
brooklyn debut EP
Selasa, 04 September 2007 04:02:35
brooklyn ,band melodik rock metal dari kudus (118 klik)
Pameran Tunggal
Kamis, 30 Agustus 2007 09:10:43
Pameran Tunggal “CAMOUFLAGE: ACTS OF WAR” Karya Hamad Khalaf (Kuwait) Kurator Rifky Effendy RUMAH SENI YAITU: Kp. Jambe 280 Semarang 50124 Telp. (024)8414892 / 70184240 E-mail: yaitu_art@yahoo. com (195 klik)
Launching Linoleum Records
Senin, 20 Agustus 2007 13:32:14
Launching Linoleum Records yang juga release party nya album Under 18 yang berjudul Loyalitas. Rencananya bakal diselenggarakan tanggal 19 Agustus 2007 di AACC. (103 klik)

B U R N O U T P A R A D I S E
Senin, 20 Agustus 2007 12:48:02
MOSH! Magazine Presents: B U R N O U T P A R A D I S E ‘Seringai Promo Album’ (157 klik)

Read more »

Pesta Rock-Metal

Posted in event on April 2, 2008 by ilhampurwa


Jakarta – Bukan sebuah keistimewaan ketika sekitar 3.700 orang memadati Tennis Indoor Senayan, Selasa (7/8) malam. Sebuah band asal California, Amerika Serikat, tengah berkonser.

Mereka adalah Avenged Sevenfold. Band rock metal itu diam-diam sudah dinantikan komunitas musik di Indonesia. “Kami sudah menerima email dan surat dari Indonesia sejak 1999. Terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam,” kata Matthew Shadows, vokalis band yang sering disingkat A7X ini di hadapan penonton.
Padahal, di tahun 1999 itu mereka baru saja berdiri, ketika pertama kali meluncurkan album Sounding the Seventh Trumpet, di bawah label Good Life Recordings, di saat usia mereka masih 18 tahun. Album pertama belum mendapat sambutan positif dari pencinta musik mainstream. Ketika meluncurkan album kedua, Waking the Fallen, sambutan positif berdatangan dari mana-mana, termasuk majalah musik Rolling Stones.
Dibuka oleh penampilan band asal Yogyakarta, Endank Seokamti, penampilan A7X langsung menggebrak dengan intro gabungan permainan Synyster Gates (gitar), Zacky Vengeance (gitar), Johnny Christ (bas), dan The Rev (drum). Shadows muncul kemudian dengan “Beast & the Harlot”, satu single dari album ketiga mereka City of Evil.
Nuansa old school metal terasa di sini. Ini adalah gambaran vokal Shadows terakhir setelah ia menjalani operasi tenggorokan seusai menjalani tur album kedua, Waking the Fallen. Shadows yang penuh teriakan itu konon menjadi lebih kalem dengan membawakan lagu-lagu yang lebih melodius seperti di album City of Fallen ini.
Siapa sangka, penonton yang memiliki dandanan nyaris serupa, berbaju hitam dengan rambut berponi itu dapat mengikuti Shadows bernyanyi. A7X memang memiliki banyak penggemar di Asia, termasuk Indonesia.
Dan mereka meminta maaf, permintaan penggemar Indonesia untuk berkonser di sini baru bisa tersampaikan setelah mereka hendak merilis album selftitled yang akan rilis pertengahan Oktober mendatang. “Ini salah satu album terbaik kami, kami mengumpulkan materi, dan ini album yang sudah kami inginkan sejak dahulu,” kata Shadows sedikit berpromosi.

Religius
Tidak ada rokok dalam konser yang dipromotori Java Musikindo ini, sebuah kondisi yang berbeda dengan konser-konser sebelumnya. Adri Soebono bukan lagi menggandeng perusahaan rokok ternama, tapi perusahaan minuman yang notabene biasanya hanya menjadi sponsor pendamping.
Shadows dkk memang para religius yang mengikuti jalan hidup sehat ala Alkitab, seperti nama mereka yang juga diambil dari sana. Agak bertolak belakang dengan musik mereka, namun itulah A7X yang malam itu hanya tampil sekitar satu jam dengan 10 lagu. Selain Beast & the Harlot, Shadows juga sempat membawakan “Burn It Now”, “Unholy Confessions”, “Chapter 4”, “Seize the Day”, Trashed & Scattered”, “Almost Easy”, “I Want to See You Tonight”, dan “Bat Country” yang kebanyakan dari album ketiga mereka.
Dalam beberapa kesempatan wawancara, Shadows dkk memang tidak banyak bercerita. Perjalanan dari Amerika Serikat menuju In-donesia sempat membuat mereka jetlag. Untunglah, jetlag itu sudah berakhir di saat mereka berkonser. Shadows dkk tampil maksimal, meskipun tidak lebih dari satu jam dan penonton masih berteriak, “We want more!” . n

GIGS Event

Posted in event on April 1, 2008 by ilhampurwa
LOUD FAST RULES…. !! Sebuah musik event yang sudah berdiri dari tahun 2002. Berawal dari sekelompok pemuda yang gemar musik, ntah itu sebagai pemain maupun penikmat musik mereka mencoba membuat suatu wadah musik yang dilebur menjadi suatu acara musik. Muntahan dan gejolak rasa thd musik khususnya yang berbau DIY (Do It Yourself – red) spirit tsb mereka beri nama LOUD FAST RULES. Event ini mempersilahkan para band untuk menunjukan skill bermusik mereka,khususnya untuk band dgn genre musik punk/melodic. Mempersilahkan para penikmat musik untuk berdansa, joged, moshing ria sampai ke titik puncak kulminasi.
LOUD FAST RULES 1 diusung oleh Beruang Production pada 21 Juli 2002 di Nirvana Cafe, Maharadja Hotel Jakarta (damn !!! Thats memory!!!!?? ??..such a pitty place rite now..?!). Event berjalan dgn sukses dimana band yang tampil seperti Kuro, No label, Elloco, 7 Deadly Sins, Jakarta Flame, Speak up, Konflik, Fast Crash, Fudge, whey, Fat Hormon, 4nuFan, etc benar2 bisa membakar emosi massa pencinta musik. Total band featuring 14 band + band daftar 32 band….imagin datz..!!!!!
Di tahun berikutnya LOUD FAST RULES kembali hadir, kali ini pindah estafet kepemimpinan (wot ever u named it lah…) ke Gunung Kelud Production. LOUD FAST RULES 2 digelar pada tgl 07 September 2003, lagi…di Nirvana Cafe, Maharadja Hotel Jakarta. The show was terrific, kids really having a good time back there. Band whoz perform are : Tersanjung 13, BuckSkinBugle, Huckleberryfinn, 7 Deadly sins, Brainfloss, Speak up, I`am What I`am, Nudist Island, Social Distrust, Cool Blue Film, Radio Hits, Proletar, Loser Takes all, Bandlathen, Jakarta Flames, Test 123, etc. Total band featuring 19 band + band daftar 15 band.
Back 2 the track…. di tahun 2004 tepatnya 10 Oktober 2004 Gunung Kelud Production kembali menggelar LOUD FAST RULES 3, yang diberi tajuk “Fascinating Sounds For Life” , dan lagi..lagi di venue tercinta Nirvana Cafe, Maharadja Hotel Jakarta. There are 25 Band perform in this 3rd Loud Fast Rules annual event.The Band are Sendal Jepit, Kuro, Love Hate love, friends of mine, Closehead, Alone at Last, D`Clown, 4nuFan, Coming Out, Carlos (December), Side Project, Seems Like Yesterday, Last Summer, Lunatic Racoon, Elmo, No 9 Clips, Bung Sebastian, Request Timed Out, etc. Once again it came out to be a success. The gigs are Strong, the band are skillfull, Scene are totally under control n united coz we`ave a Rules !!!

LOUD FAST RULES 4 (July,29th 2005). Gunung Kelud Production kembali menggelar LFR 4 dengan tajuk “Play it Loud, Shout it Out” di GOR Bulungan Jakarta. Di LFR 4 ini Gunung Kelud Production berKolaborasi dengan BrokenJaws Records dari Bandung.
Dengan tetap bersifat DIY (Do It Yourself – red), kali ini LOUD FAST RULES diisi oleh band-band dari berbagai aliran, seperti rock n roll, indie, melodic, emo dan metal. Adapun band-band pengisi berasal dari beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Serang, dan Bali. Beberapa nama band featuring yang sudah tidak asing ikut meramaikan venue hari jumat itu, seperti 7 Deadly Sins, Mortus, Jahat, Whey, D’Clown dll. Ada pula bintang tamu malam itu adalah band asal Bali, yaitu Superman Is Dead dan Suicidal Sinatra . Jelas SID (Superman is Dead – red) adl sebuah nama yg pasti tidak asing bagi para pencinta musik punk melodik, penampilan mereka yang cukup atraktif mampu membuat para penonton “sing along” pada setiap lagu yg mereka bawakan. Band-band kota Bandung yang ikut tampil, seperti Soldier Fight, Ommerta, Restrain, Pitfall dan juga The Marmars. Untuk band yg terakhir, The Marmars. Bagi sebuah band yg hanya memiliki seorang personil ini, gigs ini merupakan kesempatan pertama kalinya bermain “Live”. Dengan dibantu oleh Ucay pada vocal, Bisma pada bass yg keduanya merupakan personil dari band Rocket Rockers, Ijan dari band Closehead pada drum, juga Maruli sang “motor” yg memegang guitar dapat merengkuh perhatian para penonton malam itu.

Terima kasih atas Supportnya selama ini, baik dari personal, band maupun pihak sponsor. Mohon maaf apabila banyak kekurangan dalam pelaksanaan gigs. Semoga lain kali Gunung Kelud Production dapat menggelar acara serupa dengan kualitas yg lebih baik dan dapat menjadi wadah pemuda untuk menyalurkan hobi musik mereka.

We Love Music !! , We like unity !! , We totally know theres many great Band !! , We Think !!?? , We want sum Riot ?? , We do The event again !!,  We Hope we`ave a blasting moment !!

Avenged Sevenfold Pindah ke Jalur Musik Pop

Posted in pop on April 1, 2008 by ilhampurwa

Kapanlagi.com – Para rocker asal Amerika, Avenged Sevenfold, telah memutuskan untuk berpindah dari ‘akar musik’ mereka yang ‘metal’, menjadi album yang lebih disukai di pasaran saat ini.

Mereka banyak sekali menuai kritikan karena telah mengadopsi efek-efek suara yang populer saat ini ke dalam album self-titled mereka, dalam usahanya untuk bisa meraih sukses yang lebih luas lagi.

Pentolan grup tersebut, M. Shadows, mengatakan bahwa ia adalah penggemar asli dari mainstream musik pop.

Ia mengatakan, “Kami selalu sangat berambisi dalam usaha kami untuk mencapai tujuan dan impian kami untuk menjadi grup band yang kami inginkan. Kami tertarik untuk membuat sesuatu yang masih cocok menggunakan heavy gitar.”

“Kami suka musik pop dan kami ingin agar lebih banyak orang mendengarkan musik kami,” pungkasnya. (cmc/bun)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.